
Menghidupkan Kembali Jejak Seni dan Sastra di Malioboro lewat Festival 0 Koma
Komunitas Malioboro Classical menggelar Festival 0, #1, sebuah program memorial budaya yang berlangsung di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Festival ini dibuka pada Jumat (10/7) dengan peresmian simbolis mockup monumen sastrawan Umbu Landu Paranggi.
Monumen tersebut menjadi penanda awal sebelum patung permanen Umbu Landu Paranggi dibangun di kawasan Malioboro. Nantinya, pengunjung juga dapat mengakses arsip digital mengenai perjalanan para seniman dan budayawan yang pernah berkarya di Malioboro melalui kode QR yang dipasang di sejumlah titik di kawasan tersebut.
Ketua Komunitas Malioboro Classical, Seno Prawoto, mengatakan monumen ini diharapkan menjadi cara untuk mengenalkan sejarah kesenian Malioboro kepada generasi muda.
“Banyak generasi muda yang datang ke Malioboro, tetapi belum mengetahui sejarah siapa saja tokoh yang pernah berkarya di sini. Salah satunya Umbu Landu Paranggi yang dikenal sebagai Presiden Malioboro di bidang sastra. Harapannya, ketika mereka datang ke Malioboro, mereka juga mengenal sejarah keseniannya,” ujarnya.
#festivalonolkoma #malioboroclassical #umbulanduparanggi #malioboro