
Di Balik Runway Jogja Fashion Week, Ada Industri yang Membutuhkan Talenta Tekstil
Jogja Fashion Week menampilkan karya para desainer di atas runway. Namun, sebelum sebuah pakaian menjadi bagian dari koleksi fashion, ada industri tekstil yang bekerja di balik proses penciptaannya.
Menariknya, di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri tekstil, kebutuhan terhadap lulusan dengan keahlian di bidang ini masih terus ada. Hal itu disampaikan Kaprodi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII), Rina Afiani Rebia, saat memperkenalkan program studi tersebut di Jogja Fashion Week 2026.
Menurutnya, industri membutuhkan lulusan untuk berbagai posisi, mulai dari supervisor, laboratorium, hingga merchandiser. Bahkan, ada perusahaan yang menawarkan beasiswa kepada mahasiswa sebelum lulus dengan peluang langsung bekerja setelah menyelesaikan studi.
Program Studi Rekayasa Tekstil UII sedang membuka Next Gen Scholarship 2026 dengan bantuan biaya pendidikan senilai Rp50 juta. Program ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024–2026 atau lulusan maksimal tiga tahun terakhir yang memilih Rekayasa Tekstil sebagai pilihan pertama dan satu-satunya.
Pendaftaran gelombang terakhir dibuka 13–25 Agustus 2026. Setelah seleksi administrasi pada 26 Agustus, peserta yang lolos akan mengikuti wawancara pada 27 Agustus dan hasil akhir diumumkan 28 Agustus 2026. Menurut pihak program studi, saat ini masih tersedia sekitar lima kuota beasiswa.
Sementara itu, jalur pendaftaran reguler mahasiswa baru Rekayasa Tekstil UII masih dibuka hingga 31 Agustus 2026. Pendaftar perlu menyiapkan motivation letter, CV, scan ijazah dan transkrip nilai rapor, serta sertifikat atau bukti prestasi akademik maupun nonakademik. Berkas dapat diunggah melalui s.id/NextGen2026.
#rekatek #rekayasatekstil #uii #universitasislamindonesia #jogjafashionweek