
Bukan Sekedar Baju, Tekstil Bisa Digunakan di Jalan hingga Dunia Medis
Tekstil tak hanya berkaitan dengan pakaian dan garmen. Bidang ini mencakup berbagai aplikasi, mulai dari Geotech, Mobiltech, hingga Meditech, yang dipelajari dalam Rekayasa Tekstil UII.
Melalui bidang technical textile, serat dapat direkayasa menjadi material untuk berbagai kebutuhan, seperti pembangunan jalan, jembatan, bendungan, hingga komponen kendaraan dan pesawat. Di bidang medis, material tekstil juga dikembangkan untuk pembalut luka, ligamen buatan, graft pembuluh darah, kulit buatan, dan perangkat medis lainnya.
“Kalau yang konvensional memang ke baju. Tapi kalau yang lainnya ada 12,” ujar Rina Afiani Rebiah, Kaprodi Rekayasa Tekstil UII, kepada Pandangan Jogja.
Luasnya pemanfaatan tekstil dalam kehidupan sehari hari menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa Rekayasa Tekstil UII dalam memahami bagaimana serat dapat dikembangkan menjadi material dengan fungsi tertentu.
Program Studi Rekayasa Tekstil UII sedang membuka Next Gen Scholarship 2026 dengan bantuan biaya pendidikan senilai Rp50 juta. Beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024, 2025, dan 2026 atau lulusan maksimal tiga tahun terakhir, dengan rata-rata nilai rapor minimal 75 serta memilih Rekayasa Tekstil sebagai pilihan pertama dan satu-satunya.
Pendaftaran gelombang terakhir dibuka hingga 25 Agustus 2026. Seleksi administrasi dan pengumuman peserta yang lolos administrasi dilakukan 26 Agustus, wawancara 27 Agustus, dan hasil akhir diumumkan 28 Agustus 2026. Menurut pihak program studi, saat ini masih tersedia sekitar lima kuota beasiswa.
Pendaftar perlu menyiapkan motivation letter, CV, scan ijazah dan transkrip nilai rapor, serta sertifikat atau bukti prestasi akademik maupun nonakademik. Berkas dapat diunggah melalui s.id/NextGen2026.
Sementara itu, bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar melalui jalur reguler, pendaftaran Rekayasa Tekstil UII masih dibuka hingga 31 Agustus 2026.
#rekayasatekstil #tekstil #uii #technicaltextile #jogjafashionweek