UIN Sunan Kalijaga Bahas Model Pendidikan Terhubung Industri di China

YOGYAKARTA — UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta membawa gagasan penguatan hubungan perguruan tinggi dengan dunia industri dalam The Second Belt and Road International Forum on Vocational Education Conference di Yichang, Provinsi Hubei, China, 15–17 September 2026.
Forum tersebut membahas perubahan kebutuhan pendidikan seiring perkembangan industri dan teknologi, termasuk keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja serta peningkatan daya serap lulusan.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Sunan Kalijaga, Prof. Abdur Rozaki, menjadi panelis dalam sesi bertema “Building Cooperation Models, Joint Standard Development, and Risk Prevention in Belt and Road Vocational Education Cooperation”.
Dalam forum tersebut, penguatan hubungan pendidikan dan industri dibahas melalui tema “New Industries, New Technologies, and Skill Reshaping”. Pembahasan diarahkan pada perubahan kebutuhan keterampilan sebagai dampak transformasi industri.
Isu ketenagakerjaan juga menjadi salah satu bahasan melalui pengembangan model pendidikan yang berorientasi pada skilled talent employment atau penyiapan tenaga terampil yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Selain Rozaki, Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menjadi pembicara dalam sesi Experience Exchange dan panelis pada sesi “Digital and Intelligent Empowerment: Promoting Innovation and Quality in Vocational Teaching and Learning”.
Forum internasional tersebut mempertemukan ratusan peserta yang terdiri dari pejabat bidang pendidikan, perwakilan kedutaan besar, pimpinan perguruan tinggi, serta pelaku industri dari sejumlah negara mitra Belt and Road.
Delegasi UIN Sunan Kalijaga dipimpin Noorhaidi bersama Rozaki, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prof. Misnen Ardiansyah, serta Ketua International Office Dr. Witriani. UIN Sunan Kalijaga hadir sebagai mitra dan tamu undangan Wuxi University of Technology.

Dalam rangkaian forum, Noorhaidi juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah perguruan tinggi di China dan kawasan Asia Tenggara.
Kerja sama tersebut mencakup pengembangan program akademik bersama, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan riset kolaboratif lintas negara.
Forum juga membahas penguatan kerja sama pendidikan antara China dengan Asia Tenggara dan Afrika. Bagi UIN Sunan Kalijaga, forum tersebut menjadi bagian dari pengembangan kerja sama akademik, riset, dan sumber daya manusia dengan perguruan tinggi di luar negeri.