Sekolah Rakyat jadi Jawaban Doa Single Mom di Bantul untuk 3 Putri Kembarnya yang Nyaris Putus Sekolah
Pandanganjogja – Susiati Rahayu, ibu tunggal asal Sedayu, Bantul, akhirnya bisa menyekolahkan tiga anak kembarnya, Nurbaiti, Nurlaili, dan Nuraini di Sekolah Rakyat, saat harus masuk SMA di waktu bersamaan. Sebelumnya, ia sempat diliputi kekhawatiran karena harus membesarkan enam anak perempuannya seorang diri.
“Kalau masalah makan, kami biasa makan sembarang bisa. Pakai garam aja bisa. Tapi sekolah yang susah. Saya mohon bantuannya buat sekolah yang gratis,” ungkap Susiati Rahayu, kepada Pandangan Jogja, Sabtu (20/6).
Berbagai upaya dilakukan Susi untuk memastikan ketiga anaknya tetap bisa bersekolah, mulai dari mencari bantuan ke lembaga amil zakat hingga akhirnya mendapatkan kesempatan untuk bersekolah di Sekolah Rakyat. Kini, ketiganya telah menjadi siswa di Sekolah Rakyat Sonosewu 19 Bantul dan dapat menempuh pendidikan tanpa biaya.
Nurbaiti, Nurlaili, dan Nuraini sempat menghadapi tantangan adaptasi di asrama.
“Proses adaptasinya di asrama agak susah, mereka sempat sering sakit karena kami belum pernah pisah. Tapi di sekolah rakyat ini semuanya baik dan sangat membantu,” ungkap Susi.
Perjuangan Susi menjadi gambaran nyata bagaimana keterbatasan ekonomi tidak memadamkan harapan untuk pendidikan. Dengan tekad, ia mampu mengantarkan anak-anaknya melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Biarpun menurut pandangan manusia mungkin gak mampu, tapi karena sama Allah dimampukan, alhamdulillah bisa seperti sekarang,” tutupnya Susiati Rahayu, kepada Pandangan Jogja, Sabtu (20/6).
Aset: Video: Pandangan Jogja/Gigih Iman AD Artikel: Pandangan Jogja/Gigih Iman AD