
Jalan Sore ke Prawirotaman: Dari Kampung Batik ke Kampung Bule
Kampung Prawirotaman hari ini dikenal sebagai “kampung turis” atau “kampung bule”. Di kawasan ini, berdiri banyak hotel, kafe, restoran, artshop, dan toko pernak-pernik yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tapi, sebelum jadi kawasan wisata, Prawirotaman telah melewati setidaknya tiga fase: sebagai kampung prajurit, kampung batik, hingga kampung bule.
Nama Kampung Prawirotaman diambil dari kelompok Abdi Dalem Prajurit Prawirotama. Sekitar abad ke-19, Prajurit Prawirotama turut membantu Sultan Hamengku Buwono berperang melawan penjajah Belanda. Atas jasa mereka, Sultan menghadiahkan sepetak tanah di selatan Keraton Yogyakarta untuk dijadikan hunian. Kampung ini kemudian menjadi tempat bermukim anak keturunan atau trah Prajurit Prawirotama. Beberapa nama trah Prawirotaman yang terkenal antara lain Werdoyoprawiro, Suroprawiro, Mangunprawiro, Mertoprawiro, Pideksoprawiro, dan Gondoprawiro.
Mengutip buku Dinamika Kampung Kota: Prawirotaman dalam Perspektif Sejarah dan Budaya yang diterbitkan Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) DIY, para perempuan di keluarga trah Prawirotaman gemar menghabiskan waktu dengan membatik. Aktivitas membatik yang awalnya untuk kebutuhan sendiri berkembang menjadi industri. Memasuki 1950-an, Prawirotaman berubah menjadi kampung batik cap.
Namun, pada tahun 1970-an, usaha batik menurun akibat persaingan dengan kain impor murah dari Tiongkok, berhentinya subsidi kain mori dari pemerintah, dan perubahan selera masyarakat. Satu-satunya usaha batik Prawirotaman yang masih bertahan sampai hari ini adalah Batik Ciptoning.
Setelah usaha batik meredup, para pengusaha mulai mengalihfungsikan rumah batik mereka menjadi penginapan, menyasar turis-turis asing yang mulai banyak berdatangan ke Yogyakarta. Bisnis lain pun mulai berkembang di area ini, seperti kuliner, hiburan, jasa tour guide, hingga persewaan sepeda yang semakin menarik perhatian pelancong, menjadikan kawasan ini dikenal sebagai “kampung turis”.
Aset:
Artikel: Pandangan Jogja
Video: Pandangan Jogja
#prawirotaman #kampungbule #kampungturis #kampungbatik #jalansore