
Filologi: Membaca Masa Lalu untuk Menjawab Kebutuhan Hari Ini
Pandanganjogja – Masih banyak yang belum familiar dengan profesi filolog. Padahal, pekerjaan ini berperan dalam membuka kembali pengetahuan yang tersimpan di berbagai naskah kuno Nusantara.
Menurut Prof. Maharsi, dosen Magister Sejarah Peradaban Islam UIN Sunan Kalijaga, filolog bertugas menghadirkan kembali informasi dan pengetahuan masa lalu yang tertulis dalam naskah kuno. Indonesia sendiri memiliki banyak naskah lama yang memuat catatan tentang budaya, keagamaan, kehidupan masyarakat, hingga berbagai ilmu pengetahuan yang berkembang pada zamannya.
“Filolog sebenarnya adalah orang yang ingin menghadirkan informasi terkait dengan pengetahuan nenek moyang kita masa lalu yang terdapat dalam naskah kuno,” ujar Prof. Maharsi, saat ditemui Pandangan Jogja.
Ia menilai profesi filolog masih memiliki peluang yang besar karena banyak naskah kuno yang belum diteliti secara mendalam.
“Filolog itu sebenarnya pekerjaan yang masih cukup menjanjikan karena apa? Karena kita masyarakat Nusantara itu mempunyai banyak sekali naskah naskah kuno, naskah-naskah lama, yang menyimpan ilmu pengetahuan masa lalu yang ditulis oleh nenek-nenek kita yang bisa menjadi inspirasi untuk pengembangan budaya masa depan.”
Bagi Prof. Maharsi, pengetahuan masa lalu tidak berhenti sebagai arsip, tetapi dapat terus dimanfaatkan untuk kehidupan masa kini.
“Sebenarnya bagaimana kita membuat informasi masa lalu, pengetahuan masa lalu itu kemudian dijadikan sebagai sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat sekarang. Karena masa lalu itu saya kira juga masih sangat penting untuk digunakan bagi kehidupan kita masa sekarang ini.”
Aset:
Artikel: Pandangan Jogja
Video: Pandangan Jogja/Danang BK
#filologi #naskahnuno #uinsuka #sejarahperadabanislam #pandanganjogja