
Piala Dunia Bergulir, Rezeki Penjual Antena TV di Jogja Mengalir
Penjualan antena TV di sejumlah toko elektronik di Jogja mengalami peningkatan selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Momen turnamen sepak bola empat tahunan ini mendorong masyarakat kembali mengaktifkan televisi yang lama tidak digunakan demi menyaksikan pertandingan secara langsung.
“Sebelum Piala Dunia kemarin ini iya ada kenaikan yang mungkin tadinya sehari laku 2, sekarang bisa 5-6 biji.,” ujar Desi, pedagang antena saat ditemui pandangan Jogja, Selasa (7/8).
Menurut Desi, tingginya permintaan pada Piala Dunia 2022 dipengaruhi oleh masa peralihan siaran televisi dari analog ke digital sehingga masyarakat berbondong-bondong membeli antena digital dan STB.
Sementara pada Piala Dunia 2026, mayoritas pembeli datang karena ingin kembali menggunakan televisi yang sebelumnya sudah lama tidak dipakai. Harga paket antena digital yang dijual berkisar Rp120 ribu hingga Rp150 ribu, termasuk kabel dan booster.
Hal serupa juga dirasakan pedagang lain, Ike, yang menyebut kondisi ekonomi yang lesu membuat momen Piala Dunia menjadi angin segar bagi penjualan.
“Sejak apa perekonomian yang agak lesu ini kalau Piala Dunia ini lumayan ada penambahan pembelian antena sama STB. Lebih banyaknya ke STB sih. kalau untuk STB-nya mungkin sekitar 30 persen,” ungkap Ike, pedagang antena saat ditemui pandangan Jogja, Selasa (7/8).
Aset:
Video: Pandasngan Jogja/DZAKY F
Artikel: Pandangan Jogja/DZAKY F