
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), GKR Mangkubumi, mengatakan keterkaitan antara dunia bisnis dan jasa pengamanan tersertifikasi sangat erat dan krusial dalam menciptakan lingkungan operasional yang aman, kondusif, dan kredibel.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka “Jogja Dialog Bisnis” yang digelar oleh ABUJAPI DIY bersama KADIN DIY di Poenokawan Café and Gallery, Yogyakarta, Senin (27/4) kemarin.
Forum bertema “Mengapa Bisnis Anda Butuh Jasa Pengamanan Tersertifikasi?” itu juga menghadirkan Wakil Ketua Umum Koordinator 1 KADIN DIY Robby Kusumaharta, Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, serta Direktur Pembinaan Masyarakat Polda DIY Kombes Pol. Bagio Hadi Kurniyanto.
Acara dimoderatori Rommy Heryanto dari KADIN DIY dan dihadiri sekitar 100 peserta dari unsur ABUJAPI DIY, KADIN DIY, pemerintah daerah, serta sektor perbankan, pariwisata, rumah sakit, dan industri pengolahan.
Ketua Umum BPD ABUJAPI DIY, Salva Yurivan Saragih, mengatakan jasa pengamanan tersertifikasi atau Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) memberikan jaminan profesionalisme, kompetensi, dan kepatuhan hukum yang tidak dimiliki pengamanan swadaya.
Ia menjelaskan BUJP menyediakan personel satpam profesional dengan sertifikasi resmi seperti Gada Pratama, Madya, dan Utama, serta diakui oleh Polri untuk kebutuhan perkantoran, pabrik, hotel, dan kawasan residensial.

Ia menambahkan layanan BUJP juga mengacu pada standar manajemen mutu dan keselamatan seperti ISO 9001:2015 dan OHSAS 18001:2007. ABUJAPI, yang didirikan pada 14 Februari 2006, merupakan wadah resmi bagi perusahaan jasa pengamanan di Indonesia yang bertujuan membina profesionalisme, meningkatkan standar keamanan, serta menjadi mitra Polri dalam pengawasan usaha jasa pengamanan.
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda DIY, Kombes Pol. Bagio Hadi Kurniyanto, mengatakan hubungan antara Polri dan ABUJAPI bersifat kemitraan strategis dalam bidang pengamanan swakarsa.
Menurut dia, ABUJAPI membantu Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan tempat anggotanya bertugas, sementara Polri memberikan legitimasi dan pembinaan.
Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mendorong pelaku usaha di daerah itu menggunakan jasa BUJP lokal. Ia mengatakan langkah tersebut tidak hanya menjadi pilihan operasional, tetapi juga strategi pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Pemerintah daerah, kata dia, bersama pemangku kepentingan mendukung terwujudnya ekosistem keamanan yang terintegrasi sebagai bagian dari daya saing Yogyakarta sebagai destinasi wisata, pendidikan, dan investasi yang aman dan terpercaya.
Sementara itu, Robby Kusumaharta menilai jasa pengamanan profesional merupakan aspek krusial bagi dunia usaha, baik skala besar maupun kecil, untuk melindungi aset, karyawan, dan menjaga kelangsungan operasional, serta mencakup penyediaan personel keamanan fisik hingga teknologi pengamanan siber.
