PSIM Ditahan Persijap 2-2 di Kandang, van Gastel Evaluasi Taktik Bola Mati

Pertandingan PSIM Vs Persijap di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (11/3). Foto: Dok. PSIM Jogja

PSIM Yogyakarta bermain imbang 2-2 melawan Persijap Jepara pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Rabu (11/2) malam WIB. Dua gol tim tamu berawal dari situasi bola mati.

Persijap langsung unggul cepat melalui gol Borja Martinez pada menit ke-2. Gol tersebut membuat tuan rumah tertinggal sejak awal pertandingan.

PSIM kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-16. Umpan cut back Riyatno Abiyoso disambar Pulga Vidal untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-37 lewat gol back heel Ze Valente. Skor 2-1 untuk PSIM bertahan hingga turun minum.

Namun keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir pertandingan. Persijap menyamakan kedudukan pada menit ke-64 melalui gol Iker Guarrotxena yang memanfaatkan situasi bola mati.

Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel mengatakan timnya sempat memiliki peluang memperbesar keunggulan sebelum jeda pertandingan.

“Kami memulai pertandingan tidak terlalu baik, tetapi setelah itu kami mulai menemukan ritme permainan. Kami sempat unggul 2-1 dan bahkan memiliki peluang untuk membuat skor menjadi 3-1 sebelum jeda,” kata Van Gastel dalam konferensi pers usai laga, Rabu (11/2).

Konferensi pers tim PSIM Jogja pasca melawan Persijap Jepara, Rabu (11/3). Foto: Pandangan Jogja/Gigih Imanadi

Ia menyebut timnya kehilangan poin karena gagal mengantisipasi situasi bola mati pada babak kedua.

“Pada babak kedua kami kehilangan permainan ini karena set piece. Persijap tidak banyak menciptakan peluang dari permainan terbuka, tetapi mereka berbahaya melalui situasi bola mati,” ujarnya.

Pelatih Persijap Mario Lemos mengatakan timnya sempat kehilangan kontrol permainan pada babak pertama setelah unggul lebih dulu.

“Ini pertandingan yang bagus. Kami memulai dengan baik dan mencetak gol lebih dulu, tetapi kemudian kehilangan kontrol permainan di babak pertama,” kata Lemos.

Menurutnya, perubahan pemain pada babak kedua membantu timnya kembali mengimbangi permainan hingga akhirnya menyamakan kedudukan.

“Kami melakukan beberapa perubahan dan akhirnya bisa menutup pertandingan dengan skor 2-2. Bahkan kami memiliki peluang untuk menang 3-2,” ujarnya.

Hasil ini menambah catatan hasil imbang PSIM. Dalam lima pertandingan terakhir, PSIM empat kali bermain seri.

Tambahan satu poin membuat PSIM berada di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 38 poin dari 25 pertandingan. Sementara itu Persijap Jepara berada di posisi ke-14 dengan 21 poin.

Reporter: Gigih Imanadi Darma

Editor: Widi RH Pradana