
Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel, menyebut kekalahan timnya dari PSM Makassar sebagai sebuah “keajaiban” yang sulit diterima. Menurutnya, Laskar Mataram tampil jauh lebih dominan namun harus kehilangan poin akibat pengulangan kesalahan fatal yang sama sepanjang musim.
Laskar Mataram dipaksa menyerah dengan skor 1-2 oleh PSM Makassar dalam lanjutan pekan ke-27 BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Jumat (10/4). Meski sempat unggul lebih dulu, tuan rumah harus mengakui keunggulan lawan setelah kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.
“Saya pikir ini adalah sebuah keajaiban bahwa kita kalah dalam pertandingan ini. Secara keseluruhan, saya pikir kita adalah tim yang lebih baik,” ujar van Gastel dalam sesi konferensi pers usai laga, Jumat (10/4).
Kekecewaan van Gastel memuncak karena dua gol yang bersarang ke gawang Cahya Supriadi lagi-lagi berasal dari situasi bola mati. Ia menilai tidak ada perkembangan berarti dari anak asuhnya dalam mengantisipasi skema tersebut.
“Dua gol yang bersarang ke gawang kami merupakan pengulangan dari musim ini, dan sepertinya tidak ada perkembangan dalam hal itu. Kami tidak mampu mempertahankan situasi set piece,” tegas pelatih asal Belanda itu.

Jalannya pertandingan sendiri sempat buntu di babak pertama. PSIM baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-54 melalui gol Deri Corfe. Namun, PSM Makassar mampu bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Luka Cumic pada menit ke-79 memanfaatkan bola muntah.
Kemenangan tim tamu akhirnya dipastikan oleh gol Dusan Lagator di masa injury time, tepatnya menit ke-90+9.
Di sisi lain, Caretaker PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mensyukuri hasil maksimal ini sebagai buah dari kerja keras dan kedisiplinan pemain menjalankan rencana cadangan saat tertinggal.
“Alhamdulillah kemenangan ini atas izin Allah yang memudahkan. Kami sudah menyiapkan plan A dan plan B sejak di Makassar karena kami tahu PSIM adalah tim yang agresif menyerang,” kata Amiruddin.
Kekalahan ini membuat PSIM Jogja belum pernah menang dalam empat laga terakhir dan masih tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 27 poin. Sementara itu, PSM Makassar merangkak naik ke posisi ke-13 dengan torehan 28 poin.
Reporter: Gigih Imanadi Darma
Editor: Widi RH Pradana
