Puluhan Wirausaha Muda DIY Terima Apresiasi Usai Jalani Inkubasi Usaha

Puluhan wirausaha muda dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta menerima Apresiasi Wirausaha Belia dalam Gebyar Olahraga, Pendidikan, dan Wirausaha di GOR Amongrogo, Kamis (27/11). Foto: Tannayu/Pandangan Jogja

Puluhan wirausaha muda dari seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta menerima Apresiasi Wirausaha Belia dalam Gebyar Olahraga, Pendidikan, dan Wirausaha di GOR Amongrogo, Kamis (27/11). Penghargaan ini diberikan kepada peserta yang menuntaskan rangkaian inkubasi kewirausahaan serta menampilkan produk inovatif dalam pameran publik.

Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY bersama Dinas Koperasi dan UKM DIY sebagai bagian dari penguatan ekosistem wirausaha muda. Selain penyerahan penghargaan, kegiatan tersebut juga menghadirkan Pameran Wirausaha Belia yang menjadi ajang uji pasar bagi produk peserta.

Kepala Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Hana Fais Prabowo, menjelaskan tujuan penyelenggaraan pameran pasca inkubasi.

“Acara ini digelar dalam rangka memberikan fasilitasi dalam aspek pemasaran terhadap teman-teman yang mengikuti kegiatan inkubasi. Ada dua model, inkubasi Kawula Muda dan juga Inkubasi Saka Wirausaha,” ujar Hana.

Pameran Wirausaha Belia tempat uji pasar bagi produk peserta wirausaha. Foto: Tannayu/Pandangan Jogja

Ia menambahkan bahwa pameran menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas pasar sekaligus menerima masukan produk.

“Jadi di tahapan pasca inkubasinya kami menyelenggarakan pameran ini untuk mereka bisa me apa ya memperkenalkan untuk memperluas jangkauan pemasaran produknya supaya sekaligus bisa mendapat masukan bagi produk-produknya dari para pengunjung seperti itu,” kata dia.

Para peserta sebelumnya mengikuti inkubasi sejak pertengahan tahun, yang mencakup penguatan dasar-dasar usaha seperti pencatatan keuangan, strategi pemasaran, hingga digitalisasi. Pendampingan ini menjadi fondasi penilaian dalam pemberian apresiasi

Septian, peserta yang merintis usaha angkringan, menceritakan motivasinya mengikuti program tersebut.

“Latar belakang angkringan saya, saya termotivasi dari ekonomi keluarga saya kak. Saya dari keluarga tidak mampu dan saya bertekad tidak mau kerja kak. Tapi mau punya usaha sendiri,” kata Septian.

Salah-satu wirausaha muda yang menerima apresiasi, Septian Ferdiansyah. Foto: Tannayu/Pandangan Jogja

Ia mengatakan proses inkubasi membantunya menjalankan usaha secara lebih terarah.

“Sangat-sangat terbantu, Kak, dari proses ini. Dari proses inkubasi ini saya belajar untuk mengelola uang dengan baik dan cara pemasaran dengan baik dan cara menarik pelanggan itu bagaimana itu saya sangat terbantu dari proses ini kak,” ujarnya.

Peserta lain, Dafa Rafi, menilai digitalisasi usaha menjadi pengetahuan baru yang penting.

“Untuk dari program inkubasi itu sangat banyak banget yang saya dapatkan mulai dari mendigitalisasi bisnis kayak pencatatan uang itu ternyata sangat penting. Kayak yang awalnya saya sepelekan gitu kan,” ujarnya.

Program ini didukung melalui Dana Keistimewaan DIY dan diarahkan untuk memperkuat daya saing pemuda serta mendorong lahirnya wirausahawan muda yang memiliki inovasi produk dan ketahanan usaha.

Reporter: Tannayu Hangno

Editor: Widi RH Pradana