
Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong solusi pengadaan lampu Stadion Mandala Krida agar dapat memenuhi kebutuhan pertandingan malam Liga 1.
Hal itu disampaikan dalam pertemuan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Yogyakarta bersama manajemen dan pemain PSIM Jogja di Hotel The Jogja, Sabtu (21/2).
Saat ini, PSIM Jogja masih menggunakan Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai kandang karena fasilitas penerangan di Mandala Krida belum memadai.
Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan permintaan dukungan DPRD agar pengadaan lampu dapat diupayakan melalui APBD Kota Yogyakarta.
“Setiap bertemu suporter, yang diteriakkan selalu soal lampu stadion. Karena PSIM sudah di Liga 1, maka sarana di Kota Yogyakarta harus sukses mendukungnya. Saya minta dukungan DPRD agar APBD Kota bisa mengupayakan solusi lampu untuk Mandala Krida,” ujar Hasto, Sabtu (21/2).

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, memastikan pemerintah akan berupaya agar PSIM dapat kembali menggunakan Stadion Mandala Krida.
“Acara hari ini menunjukkan kita kompak menyatu dengan PSIM. Kami akan berupaya seoptimal mungkin supaya bisa segera menggunakan Stadion Mandala Krida dan menyiapkan lampu agar tim bisa kembali bermain malam di rumah sendiri,” pungkas Wawan.
Sementara itu, Direktur Utama PSIM Jogja, Liana Tasno, menyambut dukungan tersebut.
“Menjadi pemimpin di PSIM adalah amanah yang luar biasa. Saya merasa tidak sendirian di Kota Jogja karena tokoh-tokoh pentolan di belakang saya inilah yang mendorong saya untuk terus semangat membangun PSIM dengan cara yang benar,” ungkap Liana.
PSIM Jogja saat ini berkompetisi di Liga 1 sebagai tim promosi dan hingga pekan ke-22 berada di posisi ke-7 klasemen dari 20 klub. Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan komitmen untuk mengupayakan percepatan pengadaan lampu agar tim dapat kembali bermarkas di Stadion Mandala Krida.
Reporter: Gigih Imanadi Darma
Editor: Widi RH Pradana
