Belum Terapkan PSBB, DIY Tak Bisa Larang dan Tak Bisa Beri Sanksi Pemudik

DIY Tak Bisa Larang dan Tak Bisa Beri Sanksi Pemudik

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak bisa melarang maupun memberikan sanksi bagi para pemudik yang memasuki wilayah DIY karena sampai saat ini DIY belum menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pendekatan terhadap para pemudik hanya persuasif atau menerapkan protokol kesehatan lebih ketat.

“Kita masih tunggu kepres pelarangan mudik yang rencananya ditandatangani presiden hari ini. Tapi tadi di rapat yang dipimpin Pak Luhut, pada intinya tidak ada istilah penutupan di DIY,” kata Kepala Dinas Perhubungan DIY, Tavip Agus Rayanto, dalam jumpa pers Kamis (23/4), seusai rapat secara daring Pemerintah Daerah dengan seluruh dirjen perhubungan dan dimpimpin langsung oleh Plt Menteri Perhubungan (Menhub) Luhut Binsar Panjaitan.

Tavip mengatakan mulai nanti malam semua penerbangan ke DIY akan ditutup kecuali untuk tamu negara, pejabat tinggi, dan pengecualian yang akan diatur oleh Kepres Pelarangan Mudik. Sementara untuk kendaraan pribadi dan darat lainnya, bagi daerah yang belum terapkan PSBB tidak diperbolehkan menerapkan sanksi, denda, meminta balik, atau menilang.

“Angkutan barang logistik juga harus bisa jalan sehingga DIY ambil kebijakan pengetatan saja di 3 pintu masuk DIY yakni Jalan Solo, Tempel, dan Kulonprogo. Kemarin 1 shift petugas mulai besok ada 3 shift dan pendekatannya persuasif, pemeriksaan kesehatan dan tracking pemantauan karantina mandiri atau bagaimana nanti diperdetil lagi,” jelas Tavip. (YK-1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *